Penerapan Bok Tersier Lepas Sebanding (Knockdown Proportional) pada Tersier Ciranjang DI Cihea, Kabupaten Cianjur

Subari Subari, Muqorrobin Muqorrobin
*

Sari


Dalam melaksanakan manajemen air irigasi harus terpadu dan saling mendukung (dari Primer, Sekunder dan Tersier) agar air sampai ke lahan sesuai dengan rencana. Sesuai PP. No. 20 tahun 2006 tentang irigasi, bahwa jaringan primer dan sekunder dikelola oleh Pemerintah dan jaringan tersier oleh petani,untuk itu petani harus mengerti dan memahami, serta dapat mengoperasikan bangunan- bangunan yang ada di jaringan tersier tersebut. Untuk mengatasi maka dibuatlah bok tersier dan pembuatannya knocdown dengan lubang keluaran dibuat proporsional sesuai dengan luas layanan. Bila debit yang mengalir kecil atau besar maka dibagi secara propirsional. Dari hasil penerapan dan pengkajian yang dilakukan di Saluran tersier Ciranjang 11, DI. Cihea, Kampung Sukamaju bahwa air yang keluar dari lubang keluaran tidak berbeda jauh kurang 2% dari rencana semula (hasilrata-rata pengujian Lab. dan KP-05), kekuatan beton 385kg/cm² dengan biaya pembuatan dan pemasangan sebesar 1.446.000,-serta keterimaannya petani pada bangunan bok tersebut baik. Biarpun dalam pemasangannya perlu ketelitian supaya bisa tepat bentuknya seperti yang direncanakan.

Kata Kunci


Manajemen air irigasi; jaringan tersier; bok tersier; proporsional; knockdown

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Direktorat Jenderal Pengairan, Direktorat Irigasi , 1986: “Standard Perencanaan Irigasi, Kriteria Perencanaan Bagian Petak Tersier (KP-05)”, Gelang Persada, Jakarta.

Djausal A . 2004. “Struktur & Aplikasi FEROSEMEN“ Pusat Pengembangan Ferosemen Indonesia, Bandarlampung.

Farida P. 1990. “Standard dan Petunjuk Perencanaan” Pusat Penelitian Teknologi Institut Teknologi Bandung, Bandung.

JIS (Japanese Industrial Stadard.) 1998. “Method of Test for Flexural Strength of Concrete: JIS A 1106-1964; Reaffirmed 1968“ Published by Japanese Standard Association. Japan.

Muqorrobin, M, Misgianta, B. Laporan pengujian Bok Tersier dengan Ferosemen. Balai Irigasi, Puslitbang SDA, Dept. PU,Bekasi,2009.

Soekrasno. 2008. ”Pengkajian Sistem Pembagian Air Irigasi dengan Cara Proporsional“. (Jurnal Irigasi, ISSN: 1907-5545, Vol.2,No:2), Balai Irigasi, Bekasi.

Sutiyadi. 1991. ”Makalah Bangunan Pengukur Debit dengan kriteria Proporsional” Pertemuan Ilmiah Tahunan Ke- VIII HATI, Jakarta


Statistik Tampilan

Sari : 50 kali
PDF : 60 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v7.i2.110-119

Hak Cipta (c) 2012 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.